|
Dalam rangka mengembangkan ekonomi lokal di Kabupaten Flores Timur, Germany Agency Tecnikal Coorporation (GTZ) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Flores Timur dan multi stakeholder menyelenggarakan lokakarya pembentukan Forum Pengembangan Ekonomi Lokal (PEL) melalui program good local government, bertempat di Aula Ina Mandiri Larantuka beberapa waktu lalu.
Hadir dalam lokakarya pembentukan forum Forum Pengembangan Ekonomi Lokal tersebut Bupati Flores Timur, Drs. Simon Hayon, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Flores Timur, Ruth Wungubelen, Konsultan GTZ Gert W Thoma dan Hendrik Artilus, pimpinan SKPD se-Kabupaten Flores Timur, LSM, para petani dari berbagai desa di Kabupaten Flores Timur dan tokoh masyarakat Kabupaten Flores Timur Bupati Simon Hayon saat menyampaikan sambutan mengatakan bahwa ada tiga strategi yang dilakukan terkait lokakarya pembentukan Forum Pengembangan Ekonomi Lokal antara lain strategi pengembangan SDM dalam rangka perealisasian potensi manusia. Strategi ke dua adalah strategi penataan domein atau lingkungan ekonomi, lingkungan politik,lingkungan social budaya, lingkungan, hukum berdasarkan kebenaran-kebenaran. Strategi ketiga adalah pengembangan-pengembangan masyarakat dalam rangka memberikan ruang bagi peningkatan peran serta kelompok starategi dalam penyelenggaraan pemerintah dan pengolaan pembangunan. Menurut Bupati Simon Hayon, Forum yang akan dibentuk nanti sudah ada dasarnya bukan sesuatu yang tiba-tiba menyolong masuk. Hal ini sudah termuat dalam RPJMD, tinggal saja kita mau ingin lembaga apa yang mau ditumbuhkan itu, kerangkanya sudah ada. “Kerangka pijakannya sudah ada, bukan sesuatu yang baku, bukan sesuatu yang tiba-tiba, bukan GTZ muncul dengan ini lalu kita tampung di dalam APBD. RPJMD, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah,juga Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, hal ini sudah tercantum “jelas Bupati Simon. Lebih lanjut dikatakan bahwa rekomendasi yang diberikan pihak GTZ melalui program analisis rantai nilai, Value Chain Analisis jika di cermati keberhasilannya akan sangat ditentukan oleh kerja sama kemitraan peran pemerintah, masyarakat sipil dalam bentuk LSM, Koperasi dan kelompok-kelompok pemberdayaan lainnya. Menyinggung soal peran pemerintah di katakan pemerintah membantu, pemerintah tentu sebagai fasilitator. Dulu pemerintah itu paradigmanya pelaku tunggal sekarang tidak. Pelakunya itu masyarakat sipil,masyarakat dunia usaha ungkap Bupati Simon. Gert W Thomas dalam menyampaikan laporannya mengatakan program GTZ ini sudah dimulai dari NTB dan sekarang di Flores Timur. Tujuan dari program ini adalah menindaklanjuti program dengan pendekatan Value Chain Analisis yang selama ini sudah dijalankan antara GTZ dan Pemerintah dan Multi Stakeholders dengan produk unggulan jambu mente dan rumput laut.(Ron) |
|